Memahami krisis: manajemen limbah ban dan kurangnya fasilitas olahraga di sekolah pedesaan.
Limbah Ban Tahunan
5,400+
ton di wilayah DIY
Sekolah Kekurangan Peralatan
65%
di Gunungkidul
Siswa Terdampak
25K+
di area target
Lebih dari 5.400 ton limbah ban setiap tahun di Gunungkidul tidak terkelola dengan baik. Ketika dikubur atau dibakar, menyebabkan pencemaran tanah, polusi air, dan masalah kesehatan pernapasan.
65% sekolah pedesaan kekurangan fasilitas dan peralatan olahraga yang memadai. Siswa kehilangan kesempatan penting untuk pengembangan fisik dan pendidikan PE berkualitas.
Data source: ERI Korlantas Polri, Gunungkidul Regional Studies